CONTOHPIDATO SINGKAT TENTANG HARI KIAMAT Assalamuallaikum Wr. Berikut dibawah ini saya telah menyiapkan contoh pidato tentang hikmah shalat. Demikianlah artikel saya yang membahas tentang Contoh Ceramah Tentang Hari Akhir Hari Qiyamat. Contoh Teks Pidato Tentang Hari Akhir - Kita sebagai orang yang beriman pastinya kita percaya akan adanya Ceramah Singkat Tentang Kiamat – Sebagai muslim sejati, kita mesti mengimani setiap apa yang Allah perintahkan. Salah satunya adalah iman kepada hari kiamat. Apa yang dimaksud dengan hari kiamat? Hari kiamat adalah hari dimana hancurnya seluruh alam termasuk dunia dan seisinya. Berdasarkan pengertian hari kiamat yang singkat ini, hendaknya kita menyadari bahwa kehidupan dunia akan berakhir. Kapan kiamat datang? Perkara ghaib ini, hanya Allah swt sendirilah yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat, Kita hanya diberikan informasi tanda-tanda kiamat. Yuk ikuti ceramah singkat ini sampai dengan selesai. Ceramah Singkat tentang Kiamat Tanda-Tanda Kiamat Tanda hari kiamat adalah ditiupkannya sangkakala. Malaikat yang meniup sangkakala tanda tibanya hari kiamat adalah malaikat Israfil. Gambaran kiamat sangatlah menakutkan. Lalu, bagaimana keadaan manusia pada hari kiamat? Berdasarkan intisari hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi No. 3582, keadaan manusa ada yang berjalan, berkendaraan dan diseret di atas wajahnya. Menurut Riwayat Muslim No. 5102, keadaan manusia ada yang tidak beralas kaki, telanjang dan belum dikhitan. Gambaran kiamat yang berbeda-beda ini, dipengaruhi oleh kondisi kualitas keimanan manusia itu sendiri. Maka, yuk perbaiki keimanan dan ketakwaan kita sekarang!. Baca juga teks ceramah ustadz abdul somad terbaru Hari kiamat disebut juga dengan Yaumul Ba’ats. Yaumul Ba’ats adalah peristiwa manusia dibangkitkan dan dihidupkan kembali oleh Allah Taala untuk dihisab perbuatannya. Selain itu, nama lain hari kiamat adalah Yaumud Din. Yaumud Din adalah hari pembalasan atas apa yang telah manusia perbuat selama hidupnya. Jika lebih banyak amal kebajikannya, maka selamatlah ia. Namun, apabila timbangan amal keburukannya lebih berat, maka sengsaralah ia. Yuk perbanyak ibadah dan amal shalehnya sekarang! ceramah singkat tentang kiamat Macam-macam Hari Kiamat Kiamat terbagi atas dua macam; kiamat sugra kecil dan kiamat kubra besar. Kiamat sugra kecil adalah peristiwa kehancuran atau musibah yang dirasakan sebagian yang ada di bumi. Diantara tanda tanda kiamat sugra adalah banjir bandang, kebakaran hutan yang besar, gunu meletus, meninggalnya manusia dan lainnya. Kiatam kubra besar adalah peristiwa hancurnya seluruh alam semesta dan seisinya. Adapun tanda tanda kiamat kubra sebagai berikut Kemurtadan merajalela keluar dari agama Islam Munculnya kabut hitam tebal Dukhan di seluruh penjuru dunia Bermunculan binatang besar Matahari terbit dari arah barat Nabi Isa turun ke dunia Muncul pasukan Ya’juj dan Ma’juj Di Yaman, muncul api yang luar biasa Bumi tenggelam hancur Munculnya Dajjal penyebar fitnah. Tahukah kamu, diantara tanda-tanda kiamat yang sudah muncul adalah Jazirah Arab telah menghijau tumbuh subur pepohonan dab banyak sungai. Rasulullah bersabda لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَعُودَ أَرْضُ الْعَرَبِ مُرُوجًا وَأَنْهَارًا “Tidak akan tiba hari Kiamat hingga tanah Arab kembali hijau penuh dengan tumbuhan dan sungai-sungai.” HR. Ahmad, No. 7554. ceramah singkat tentang kiamat Hadits tentang Hari Kiamat عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا فَإِذَا طَلَعَتْ فَرَآهَا النَّاسُ آمَنُوا أَجْمَعُونَ فَذَلِكَ حِينَ { لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيمَانِهَا خَيْرًا } “tidaklah tiba hari kiamat sehingga matahari terbit dari arah terbenamnya, maka apabila tanda ini telah muncul, seluruh manusia menjadi beriman. Keimanan manusia saat itu tidak bermanfaat bagi dirinya, bagi yang mulanya tak pernah beriman, juga bagi yang semula belum pernah berbuat baik dalam keimanannya.” HR. Bukhari. إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ “Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling utama adalah hari Jum’at. Di hari itu, Adam diciptakan; di hari itu, Adam meninggal; di hari itu, tiupan sangkakala pertama dilaksanakan; di hari itu pula, tiupan kedua dilakukan.” [HR. Abu Daud no. 1047] عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، رَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ مِنِ اقْتِرَابِ السَّاعَةِ أَنْ يُرَى الْهِلالُ قِبَلا ، فَيُقَالُ لِلَيْلَتَيْنِ ، وَأَنْ تُتَّخَذَ الْمَسَاجِدَ طُرُقًا ، وَأَنْ يَظْهَرَ مَوْتُ الْفُجَاءَةِ Dari Anas bin Mâlik, dia meriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW beliau SAW bersabda, “Di antara dekatnya hari kiamat, hilal akan terlihat nyata sehingga dikatakan ini tanggal dua’, masjid-masjid akan dijadikan jalan-jalan, dan munculnya banyaknya kematian mendadak.” HR Thabarani. Baca juga pidato tentang zina Ayat tentang Kiamat Ayat pertama, وَأَنَّ ٱلسَّاعَةَ ءَاتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ ٱللَّهَ يَبْعَثُ مَن فِى ٱلْقُبُورِ Artinya “Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.” QS. Al-Hajj 7 Ayat kedua, وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا مَن شَآءَ ٱللَّهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنظُرُونَ Artinya “Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu putusannya masing-masing.” QS. Az-Zumar 68 Ayat ketiga, ٱسْتَجِيبُوا۟ لِرَبِّكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِىَ يَوْمٌ لَّا مَرَدَّ لَهُۥ مِنَ ٱللَّهِ ۚ مَا لَكُم مِّن مَّلْجَإٍ يَوْمَئِذٍ وَمَا لَكُم مِّن نَّكِيرٍ Artinya “Patuhilah seruan Tuhanmu sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu tidak memperoleh tempat berlindung pada hari itu dan tidak pula dapat mengingkari dosa-dosamu.” QS. Asy-Syura 47 Baca juga Kapan Nabi Muhammad Lahir ? Ceramah Singkat tentang Kiamat Kiamat Sugra dan Contoh Peristiwanya Sugra dalam bahasa Arab diartikan sebagai kecil. Dengan begitu, kiamat sugra memiliki arti yakni kehancuran kecil pada alam semesta. Sederhana, bisa dikatakan menjadi hari berakhirnya kehidupan seseorang atau hanya sebagian makhluk hidup di bumi ini sehingga saling mempengaruhi. Contoh peristiwa kiamat Sugra yang paling banyak terjadi adalah kematian seseorang. Pasalnya ketika salah satu umat manusia meninggal maka menunjukkan bahwa kehidupan mereka telah berakhir. Dengan begitu, dirinya sudah tak bisa lanjut untuk hidup kembali. Beberapa contoh lainnya yakni bencana alam yang sudah sering menimpa bumi ini. Diantaranya seperti gempa bumi, tanah longsor, banjir, angin topan, tsunami dan masih banyak lagi. Datangnya musibah ini tentu memakan korban jiwa sehingga dikatakan sebagai contoh kiamat sugra. Kiamat Kubra dan Contoh Peristiwanya Sementara dalam bahasa Arab, Kubra diartikan sebagai besar. Hal ini menunjukkan bahwa kiamat Kubra benar-benar kiamat yang sesungguhnya. Dengan dimulainya tiupan sangkakala dari malaikat Israfil, untuk selanjutnya berlanjut kehancuran seluruh alam semesta beserta juga seluruh isinya. Tidak ada yang tahu kapan kiamat Kubra ini terjadi kecuali hanya Allah swt. Terdapat beberapa tanda-tanda dari kiamat besar dimana telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an seperti matahari terbit dari arah barat, munculnya Dajjal, Nabi Isa AS turun dari negeri Syam guna membunuh Dajjal. Ada juga tanda-tanda lainnya seperti keluarnya Yakjuj dan Makjuj, turunnya Imam Mahdi, munculnya asap di timur dan barat hingga binatang melata dari dalam bumi. Selanjutnya juga terjadi gerhana di sebelah timur, barat dan juga Jazirah Arab tanpa bisa dihindari lagi oleh seluruh umat manusia. Hikmah Iman kepada Hari Kiamat Setelah mengetahui apa saja tanda-tanda kiamat kubra yang akan terjadi nantinya, penting bagi Anda untuk selalu percaya kepada terjadinya hari akhir. Dengan keimanan ini nyatanya memberikan banyak hikmah kepada siapa saja termasuk seluruh umat Islam jika mempercayainya. ceramah singkat tentang kiamat Segala Kebaikan dan Keburukan akan Mendapat Balasan Bagi orang yang beriman terhadap hari kiamat, hal ini dijadikan sebagai cara untuk mengingatkan kepada manusia bahwa segala perbuatan akan mendapat balasannya. Tanpa mengenal baik atau buruk maka Allah selalu memberikan ganjaranNya sebagai bekal di kehidupan akhirat nantinya. Perbuatan baik di dunia akan membawa pada kemudahan pada saat nanti amalnya dihitung di akhirat. Sementara umat yang lebih banyak berbuat keburukan akan mendapatkan balasan menyakitkan sebagai konsekuensinya atas semua perbuatan di dunia ini sehingga harus dipertanggungjawabkan. Meningkatkan Keimanan kepada Allah Apa saja tanda kiamat seolah menjadi pengingat bagi umat manusia bahwa hidup di dunia ini tidak akan lama. Semua kebaikan yang dilakukan bisa jadi jarang terjadi saat ini. Sebagai makhluk paling sempurna dari ciptaanNya, munculnya hal ini seharusnya menjadi cara meningkatkan iman kepada Allah. Ketika hari kiamat datang, pintu pengampunan akan ditutup dan tindakan kebaikan tidak lagi dicatat sebagai pahalanya. Sudah tak ada gunanya melakukan perbuatan baik l ketika semua ini dilakukan hanya pada saat kiamat tiba. Lakukanlah semua perintahNya dengan ikhlas dan khusyu’. Mengutamakan Kepentingan Akhirat daripada Kepentingan Duniawi Bagi seorang mukmin, tanda kiamat menjadi pertanda bahwa segala sesuatu di dunia akan kembali ke asalnya yakni Tuhan. Oleh karena itu umat Muslim wajib hukumnya untuk menyiapkan banyak bekal amal shaleh selama di dunia ini. Jangan pernah menuruti urusan duniawi hanya karena hawa nafsu semata. Pastikan semua perbuatan yang dilakukan di dunia ini juga memiliki ganjaran zendiri baik di dunia maupun akhirat. Lasalnya semua tindakan akan dimintai tanggung jawabnya di depan Allah SWT. Jadi kehidupan didunia ini harus seimbang dan selaras sehingga tidak melupakan salah satu diantaranya. Meyakini Bahwa Tidak Ada yang Kekal di Kehidupan Ini Seluruh makhluk di dunia ini merupakan hasil ciptaan Allah SWT. Pada akhirnya, semuanya akan kembali pada Allah SWT. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada yang akan hidup kekal selamanya di dunia. Kekayaan, Kecantikan, ketampanan dan semua harta benda di dunia bukanlah tidak akan ada selamanya. Penting bagi yang masih hidup di dunia, meningkatkan kebajikan dan perbuatan mulia menjadi suatu keharusan. Tanda-tanda kiamat menyadarkan semua manusia bahwa semua gal di dunia ini akan musnah tanpa sisa atas kehendak Allah. Hanya amal kebaikan yang dapat dijadikan bekal untuk menuju akhirat. Itulah tadi sedikit ulasan mengenai ceramah singkat tentang kiamat, yang bisa kita pahami guna meningkatkan keimanan. Jangan lupa untuk selalu berbuat kebaikan dan menjauhi laranganNya. Mengingat bahwa hanya perbuatan seperti ini dapat dijadikan sebagai bekal menuju kehidupan akhirat. Semoga contoh teks ceramah ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Adminblog Contoh Soal Terbaru 24 January 2019 juga mengumpulkan gambar-gambar lainnya terkait contoh pidato singkat tentang perpisahan kelas 6 dibawah ini. Demikian contoh pidato untuk acara perpisahan kelas 6 yang singkat padat dan jelas yang bisa dijadikan referensi dalam menyampaikan pidato pada hari kelulusan.

Assalamu'alaikum إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ ونَسْتَهْدِيْهِ ونَسْتَغْفِرُهُ ونَتُوْبُ إِلَيْهِ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أنْ لَا إِلَـهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَلَا مَثِيْلَ لَهُ وَلَا ضِدَّ وَلَا نِدَّ لَهُ، لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَىْءٌ وَهُوَ السَّميْعُ البَصيْرُ. وَأَشْهَدُ أَن حَبِيْبَنَا وَعَظِيْمَنَا وَقَائِدَنَا وَقُرَّةَ أَعْيُنِنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَحَبِيْبُهُ، طِبُّ الْقُلُوْبِ وَدَوَاؤُهَا وَعَافِيَةُ الْأَبْدَانِ وَشِفَاؤُهَا، وَنُوْرُ الْأَبْصَارِ وَضِيَاؤُهَا. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى كُلِّ رَسُوْلٍ أَرْسَلْتَهُ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ؛ اِتَّقُوا اللهَ تَعَالَى وَ أَطِيْعُوْهُ. إِنَّ اللهَ مَعَ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا وَ الَّذِيْنَ هُمْ مُحْسِنُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْءَانِ الْكَرِيْمِ يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. Hadirin rohimakumulloh Pertama-tama marilah kita bersyukur kepada Allah Swt yang telah memberikan kepada kita semua nikmat iman dan islam. Kemudian tak lupa kita haturkan shalawat dan salam atas junjungan kita, Nabi besar Muhammad SAW. Kemudian, saya mengajak segenap hadirin untuk selalu meningkatkan iman dan takwa agar kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beruntung. Hadirin rohimakumulloh Pada hari kiamat kelak, segenap umat manusia akan dikumpulkan di padang Mahsyar dan menghadapi hari perhitungan. Segala amalnya akan dilihat dan ditimbang. Amalan pertama yang akan dihisab di pengadilan Allah Swt kelak adalah sholat. Dalam sebuah hadits Rosululloh SAW bersabda إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ، فَإنْ صَلُحَتْ، فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ، وَإنْ فَسَدَتْ، فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ، فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيْضَتِهِ شَيْءٌ، قَالَ الرَّبُ – عَزَّ وَجَلَّ – اُنْظُرُوْا هَلْ لِعَبْدِيْ مِنْ تَطَوُّعٍ، فَيُكَمَّلُ مِنْهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيْضَةِ ؟ ثُمَّ تَكُوْنُ سَائِرُ أعْمَالِهِ عَلَى هَذَا. رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’ Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” HR. Tirmidzi Dari hadis ini dapat kita pahami bahwasannya sholat adalah amalan pertama yang akan dipertanyakan dari seorang muslim pada hari kiamat nanti, kemudian kita pahami juga bahwasanya sholat adalah semacam tolak ukur’ untuk mengetahui kualitas seorang muslim, karena dikatakan bahwa jika sholatnya baik, maka baiklah ia, demikian pula sebaliknya. Selain itu disebutkan juga dalam hadits tersebut bahwa sholat sunnah sangat penting karena jika ada yang kurang dari sholat wajibnya seorang hamba, maka sholat sunahnya lah yang akan menutupi kekurangan tersebut. Dengan kata lain, dikatakan bahwa hendaklah seorang muslim memperbanyak dan menjaga amalan sunnahnya, bukan hanya mementingkan yang wajibnya saja. Dalam pelaksanaan sholat di utamakan berjamaah. Shalat berjama'ah memiliki nilai 27 derajat lebih baik daripada shalat sendirian. Oleh sebab itu kita diharapkan lebih mengutamakan shalat berjama’ah daripada shalat sendirian saja. Gemar melaksanakan shalat berjama’ah berarti gemar mencari pahala yang besar. Rosululloh SAW bersabda عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلاَةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَّعِشْرِيْنَ دَرَجَةً متفق عليه Dari Abdullah ibn Umar ra., sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda “Shalat berjama’ah lebih utama daripada shalat sendiri, dengan nilai 27 derajat.” HR. Bukhori Muslim. Di samping pahala yang besar, di dalam shalat berjama’ah terdapat beberapa hikmah yang besar, di antaranya Memakmurkan masjid, menambah syiar Islam,mempererat tali persahabatan, menumbuhkan persamaan derajat antar sesama muslim karena tidak ada perbedaan disisi Allah kecuali karena ketaqwaannya, sikap saling pengertian, peduli dan saling tolong menolong antara sesama muslim. Untuk mendapatkan pahala dan hikmah yang besar dari ibadah shalat, maka kita harus gemar melaksanakan shalat berjama’ah. Hukum shalat berjama’ah adalah sunnah muakkad artinya dikuatkan atau sangat dianjurkan, terutama bagi laki-laki dan dilakukan di masjid. Allah Swt berfirman وَاِذَا كُنْتَ فِيْهِمْ فَاَقَمْتَ لَهُمُ الصَّلٰوةَ فَلْتَقُمْ طَاۤىِٕفَةٌ مِّنْهُمْ مَّعَكَ وَلْيَأْخُذُوْٓا اَسْلِحَتَهُمْ “Dan apabila kamu ada ditengah-tengah mereka sahabatmu lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaknya segolongan dari mereka berdiri shalat bersamamu” QS. An Nisa`102 . Rasulullah SAW bersaba عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ بِحَطَبٍ فَيَحْطُبَ ثُمَّ آمُرَ بِالصَّلاَةِ فَيُؤْذَنَ بِهَا ثُمَّ آَمُرَ رَجُلاً فَيَؤُمَّ النَّاسُ ثُمَّ أُخَالِفَ إِلَى رِجَالٍ فَأُخْرِقَ عَلَيْهِمْ بُيُوْتَهُمْ متفق عليه ”Dari Abu Hurairah ra., sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda Demi Tuhan yang jiwaku dalam kekuasaan-Nya, saya telah bermaksud menyuruh orang-orang untuk mengumpulkan kayu bakar, lalu menyuruh seorang untuk menyerukan adzan, kemudian menyuruh pula seorang untuk menjadi imam bagi orang banyak, sementara itu saya akan mendatangi orang-orang yang tidak ikut berjama’ah, lalu saya bakar rumah-rumah mereka. HR. Bukhori Muslim. Dalam hadits di atas Rasulullah SAW mempertegas pentingnya shalat dilakukan secara berjama’ah dan menjelaskan sangsi hukum yang akan dikenakan kepada orang-orang yang tidak melaksanakan shalat secara berjama’ah.
Pidatoadalah suatu ucapan dengan susunan yang baik dan sopan untuk disampaikan kepada orang banyak.
KHUTBAH HARI KIAMAT KHUTBAH PERTAMA إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ … فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ. Ma’asyiral Muslimin Jama’ah Jum’at yang Dirahmati Allah! Marilah kita senantiasa memuji dan bersyukur ke hadirat Ilahi Rabbi, Tuhan yang tidak pernah sekejap pun lupa mencurahkan nikmat dan rahmatNya kepada kita semua. Dan lebih-lebih nikmat terbesar yang kita terima yaitu berupa nikmat Islam, iman, sunnah serta sehat wal’afiat, dan ini semua merupakan induk segala nikmat. Selanjutnya khatib tidak lupa mewasiatkan pada diri khatib sendiri dan kepada jama’ah sekalian untuk selalu memelihara dan mening-katkan ketakwaan kita kepada Allah, karena hanya dengan ketak-waan inilah kita semua akan selamat di dunia hingga di akhirat nanti. Jama’ah Jum’at Rahimakumullah! Salah satu prinsip keimanan yang sangat pokok dalam agama Islam adalah beriman kepada Hari Akhir atau Hari Kiamat. Iman kepada Hari Kiamat sebagaimana kita ketahui merupakan salah satu rukun iman yang enam. Keimanan kepada Hari Akhir dan kebangkitan ini merupakan salah satu hal yang banyak ditolak oleh kaum kafir, penentang para rasul, baik di masa lalu dan juga di masa kini. Adapun kita kaum Muslimin, tanpa ragu sedikit pun kita beriman bahwa Hari Kiamat pasti akan tiba dan terjadi. Kita beriman kepada Allah, kita beriman kepada Rasulullah, kita ber-iman kepada seluruh perkara ghaib yang telah diberitahukan wahyu, baik melalui kalamullah maupun melalui lisan RasulNya yang mulia. Ma’asyiral Muslimin Hari Kiamat merupakan salah satu perkara ghaib yang telah dijelaskan secara gamblang, baik dalam ayat al-Qur`an maupun sunnah Nabi Shallallahu alaihi wasallam. Ia juga merupakan kesepakatan seluruh sahabat, ulama dan kaum Muslimin. Maka sangat jelas bagi kita semua bahwa Hari Akhir ini pasti akan terjadi tanpa ada keraguan sedikit pun, dan tidak ada yang meragukan atau menentangnya kecuali orang-orang kafir, atheis yang berpaham materialis. Masalahnya sekarang, “Kapankah Kiamat itu akan tiba?” Jama’ah sekalian! Jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan ini tidak lain adalah sebagaimana jawaban yang diberikan Nabi a kepada orang-orang, ketika mereka bertanya tentang kapan terjadinya Hari Kiamat. Beliau mengatakan, “Ilmunya ada di sisi Allah” yakni ilmu tentang kapan terjadinya Kiamat hanyalah Allah yang mengetahui. Allah Ta’ala telah berfirman, يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ اللَّهِ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيباً “Manusia bertanya kepadamu tentang Hari Kiamat. Katakanlah, Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah.’ Dan tahukah kamu hai Muhammad, boleh jadi Hari Kiamat itu sudah dekat waktunya.” Rabbku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat huru-haranya bagi makhluk yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba’. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakan-lah, Sesungguhnya pengetahuan tentang Hari Kiamat itu adalah di sisi Rabb, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui’.” Al-A’raf 187. Juga di dalam surat An-Nazi’at ayat 42-45, Allah telah berfirman, يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا. فِيمَ أَنتَ مِن ذِكْرَاهَا. إِلَى رَبِّكَ مُنتَهَاهَا. إِنَّمَا أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخْشَاهَا “Orang-orang kafir bertanya kepadamu Muhammad tentang Hari Kiamat, kapankah terjadinya. Siapakah kamu sehingga dapat menyebutkan waktunya. Kepada Rabbmu-lah dikembalikan kesu-dahannya ketentuan waktunya. Kamu hanya memberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya Hari Kiamat.” Hadirin Jama’ah Jum’at Rahimakumullah! Meskipun kejadian Hari Kiamat adalah sesuatu yang ghaib dan merupakan rahasia Allah, tetapi Allah Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam telah memberitahukan kepada kita semua tentang tanda-tandanya. Dan kalau kita mau mencermati tanda-tanda Hari Kiamat tersebut, maka kita semua akan sepakat pada satu kesimpulan, yakni “Hari Kiamat Sudah Semakin Dekat”. Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwaijiri di dalam kitabnya Mukhtashar al-Fiqh al-Islami menyebutkan tentang tanda-tanda Hari Kiamat dengan begitu sistimatis. Beliau membagi menjadi tiga bagian. Yang pertama yaitu tanda-tanda yang sudah terjadi dan telah berlalu, yaitu berupa terbelahnya rembulan sebagaimana disebutkan dalam surat al-Qamar, lalu diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dan sekaligus wafatnya beliau, kemudian penaklukan Baitul Maqdis dan keluarnya api dari negeri Nejed. Yang kedua Tanda-tanda yang sedang terjadi dan masih terus berlangsung, di antaranya adalah tersebarnya fitnah kekacauan dan kemungkaran, munculnya orang yang mengaku nabi, munculnya orang-orang melarat saling berlomba membangun rumah dan gedung, membangun masjid hanya untuk bermegah-megahan, banyak terjadi pembunuhan, kemudian waktu terasa pendek, banyak terjadi gempa bumi, pasar-pasar dan super market saling berdekatan, urusan tidak diserahkan kepada ahlinya, keburukan mendominasi, kesyirikan menyebar di tengah-tengah umat Islam. Juga banyak terjadi kebohongan, pemutusan silaturahim, pengkhianat justru mendapat kepercayaan, orang tidak peduli lagi halal-haram dalam mencari rizki, dan juga banyak wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang. Inilah di antara tanda-tanda kiamat yang saat ini sedang banyak terjadi dan masih terus terjadi. Tanda-tanda ini telah disebutkan di dalam Selajutnya yang ke tiga adalah tanda Kiamat Sughra yang belum terjadi dan akan terjadi, di antaranya yaitu terjadinya penaklukan Konstantinopel dengan tanpa peperangan, kemudian kaum Muslimin akan memerangi bangsa at-Turk, memerangi Yahudi hingga mendapat kemenangan, munculnya seorang laki-laki dari kabilah Qahthan yang mengajak manusia kepada ketaatan, lalu terjadi dominasi jumlah kaum wanita hingga seorang laki-laki berbanding dengan lima puluh wanita. Selain itu adalah munculnya al-Mahdi atau Imam Mahdi, lalu setelah itu akan terjadi penghan-curan Ka’bah oleh seorang laki-laki dari Habasyah yang disebut dengan Dzu as-Sawiqatain, dan inilah akhir zaman yang menunjukkan sudah sangat dekatnya Hari Kiamat yang ditandai dengan munculnya tanda-tanda Kiamat Kubra. . فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ أَقُوْلُ قَوْلِي هَذا أَسْتَغْفِرُ اللهَ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ Khutbah yang kedua إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَلَّى اللَّّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا Jama’ah Jum’at Rahimakumullah! .Kita semua telah mengetahui tanda-tanda Kiamat Sughra yang terdiri dari tiga bagian, yaitu tanda yang telah terjadi, tanda-tanda yang sedang terjadi dan masih berlangsung hingga saat ini serta tanda-tanda yang akan terjadi. Selanjutnya perkenankanlah dalam khutbah kedua ini khatib menyampaikan tanda-tanda Kiamat Kubra sebagaimana telah diberitakan oleh Allah Ta’ala di dalam kitabNya dan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam melalui hadits-hadits yang shahih. Di antara tanda-tanda tersebut yaitu 1. Keluarnya Dajjal. Dajjal adalah manusia keturunan Nabi Adam, dia akan muncul di akhir zaman dan mengaku dirinya sebagai tuhan. Dia muncul dari arah timur dari negeri Khurasan, dia akan menjelajahi bumi kecuali hanya beberapa negeri atau kota yang tidak dapat dimasukinya, yakni Baitul Maqdis, Bukit Thursina, Kota Makkah dan kota Madinah. 2. Turunnya Nabi Isa al-Masih j. 3. Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, yakni dua bangsa yang membuat kerusakan di muka bumi. 4. Munculnya dukhan, yakni asap yang menyelimuti bumi. 5. Terbitnya matahari dari barat. 6. Munculnya dabbah, yaitu sejenis monster atau binatang melata, yang mampu berbicara dan membedakan antara orang mukmin dengan orang kafir melalui indera penciumannya. Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah Inilah sebagian tanda-tanda Hari Kiamat yang besar, yang hanya dapat kami sampaikan secara ringkas karena keterbatasan waktu. Yang paling penting bagi kita saat ini adalah bagaimana kita tetap istiqamah mempertahankan keimanan kita di tengah kondisi yang serba sulit, di dalam krisis multidimensi dan di masa fitnah sedang mendera, kerusakan dan kemaksiatan merajalela. Mumpung masih ada kesempatan, mumpung pintu taubat masih terbuka, mumpung nafas belum sampai di tenggorokan. Untuk itu marilah kita berdoa kepada Allah agar memberikan kekuatan lahir dan batin serta melimpahkan kebaikan bagi kita semua dan kepada kaum Muslimin di dunia dan di akhirat! اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَصَلىَّ اللهُ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ تَسْلِيمًا كَثِيرًا وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ اْلحَمْدُ لِلهِ رَبِّ Melihathal tersebut tentunya kita sebagai orang Islam percaya betul bahwa hari kiamat ini pasti akan datang. Hal ini telah dijelaskan dengan sejelasnya dalam sebuah firman Allah SWT QS AL Hajj ayat 7. "dan Sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur" RoomPI - Ceramah singkat kali ini akan membahas tentang tanda tanda kiamat kecil menurut islam dan kitab suci Al-quran. Tanda-tanda kiamat kecil ialah banyak fitnah bertebaran dimana-mana, banyak terjadinya pembunuhan, bahkan perbuatan hina merajalela, perbuatan keji dan kemungkaran seperti zina. Tak hanya itu tanda tanda lainnya adalah banyak orang minum arak, perjudian, merasa bangga dengan perbuatan buruk dilakukan secara terang-terangan. Baca Juga Ceramah Singkat Tentang Rezeki Adalah Ketentuan Allah Selain itu, dilansir dari berbagai sumber peristiwa tanda kiamat kecil seperti orang yang berpegang teguh pada agamanya bagaikan orang yang menggenggam bara api. Termasuk, muncul para dai yang menyesatkan, para pemimpin yang menyimpang, amanat disia-siakan dengan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya. Di samping itu, termasuk tanda-tanda kiamat kecil ialah waktu berjalan terasa cepat, sehingga setahun seakan-akan hanya sebulan, sebulan seakan-akan hanya satu jam, dan satu jam bagaikan bara api yang membakar. Baca Juga Ceramah Singkat Tentang Doa-Doa Pendek Pahalanya Luar Biasa Dan jiga di antara tanda-tanda kiamat kecil ialah menyia-nyiakan shalat, menuruti hawa nafsu, orang pendusta dibenarkan, dan orang yang jujur didustakan, orang yang berkhianat dianggap dapat dipercaya, orang yang dapat dipercaya dianggap berkhianat. Surat Al-A'raf Ayat 187 يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْـَٔلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِىٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ "Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat "Bilakah terjadinya?" Katakanlah "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat huru haranya bagi makhluk yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba". Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah "Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui". Terkini
ContohCeramah Singkat - Ceramah merupakan sebuah pidato keagamaan yang biasanya disampaikan di acara-acara tertentu, yang Membagikan ceramah pada khalayak ramai ini bertujuan untuk, agar setiap orang yang mendengarnya paham dan mengerti tentang suatu ilmu agama. Tanda tanda Kiamat -Berbicara tentang hari kiamat memang sangat menyeramkan.

RoomPI - Ceramah singkat kali ini akan membahas Tentang Hari Kiamat, Tidak Ada yang Tahu Kapan Hari itu tiba. Teks Ceramah Singkat Tentang Hari Kiamat, Tidak Ada yang Tahu Kapan Hari itu Tiba ini bisa dimanfaatkan untuk berdakwah dan belajar berdakwah serta introspeksi diri. Berikut Teks Ceramah Singkat Tentang Hari Kiamat, Tidak Ada yang Tahu Kapan Hari itu Tiba. Baca Juga Teks Ceramah Singkat Tentang Tuntutlah Ilmu Setinggi Mungkin Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh Pertama-tama marilah kita panjatkan Puji dan syukur ke hadirat Allah Swt. Yang Maha Kaya Sholawat serta salam marilah kita curah limoahkan kepada junjunan kita Nabi Muhammad Saw. Kepada keluarganya, sahabatnya, dan kepada kita selaku umatnya. Aamiin. Hadirin yang kami muliakan, Tidak ada mahluk di dunia ini yang tahu kapan hari Kiamat itu tiba. Secara teori hari kiamat adalah hari kehancuran alam semesta beserta segala isi dan kehidupan, serta dibangkitkannya orang yang sudah meninggal untuk dihisab amal dan perbuatannya. Al A’raf ayat 187 يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْـَٔلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِىٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat “Bilakah terjadinya?” Katakanlah “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat huru haranya bagi makhluk yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah “Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. Terkini

NaskahPidato Tentang Zakat Fitrah. Adapun contoh ceramah ramadhan tentang zakat fitrah. Bagi Anda yang ingin menyampaikan kultum dengan materi yang relevan di bulan suci ramadhan maka zakat fitrah dapat menjadi tema yang menarik untuk Anda pilih. 5 pidato hari guru terbaru singkat dan menarik hari guru nasional hgn diperingati setiap pada
Khurbah Jumat, Sumber FlickrSetiap makhluk hidup akan mati. Itu adalah sesuatu yang tak mungkin dihindari dan bisa datang kapan saja. Bagi banyak orang, kematian adalah hal yang menakutkan. Namun, umat Muslim justru diperintahkan untuk tidak takut dan bersiap dengan membekali juga dibahas dalam banyak ayat Alquran. Salah satunya adalah surat Al Mulk ayat 2 yang berbunyiٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيَوٰةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفُورُAllazi khalaqal-mauta wal-hayata liyabluwakum ayyukum ahsanu 'amala, wa huwal-'azizul-gafurArtinya Allah lah yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha mengapa setiap umat Islam perlu memahami arti kematian. Hal itu bisa didapat dengan mempelajarinya lewat mendengarkan ceramah singkat tentang kematian seperti yang dikutip dari laman NU khutbah, Sumber FlickrCeramah Singkat Tentang KematianKematian Itu Pasti, Bersiaplah!اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ وَفَّقَ مَنْ شَاءَ مِنْ خَلْقِهِ بِفَضْلِهِ وَكَرَمِهِ، وَخَذَلَ مَنْ شَاءَ مِنْ خَلْقِهِ بِمَشِيْئَتِهِ وَعَدْلِهِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ خَلْقِهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ لِقَائِهِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَلَا شَبِيْهَ وَلَا مِثْلَ وَلَا نِدَّ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُأَمَّا بَعْدُ، فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ الْقَائِلِ فِيْ مُحْكَمِ كِتَابِهِ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ آل عمران ١٠٢Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah, mengawali khutbah pada siang hari yang penuh keberkahan ini, khatib berwasiat kepada kita semua untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata’ala, dengan senantiasa berupaya melakukan semua kewajiban dan meninggalkan semua Muslimin rahimakumullah, tema khutbah kita pada siang hari ini adalah “Kematian itu Pasti, Bersiaplah!”Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah, Data menunjukkan bahwa beberapa minggu terakhir, angka kematian akibat Covid-19 begitu tinggi. Setiap hari kita disuguhi berita duka. Bahkan kita dapat melihat sendiri dengan mata kepala kita kerabat, teman, dan tetangga kita satu demi satu berguguran. Hadirin, sudahkah kematian demi kematian yang ada di sekitar kita menjadi nasihat bagi kita? Sudahkah takziah yang kita lakukan menjadi tausiah bagi kita semua? Maut adalah kepastian yang tidak dapat dimajukan atau pun dimundurkan barang sesaat pun. Malaikat maut tidak permisi kepada orang yang sehat. Malaikat maut juga tidak minta izin kepada seorang anak atau pun remaja. Ajal tidak menunggu kita sakit. Ajal juga tidak menanti masa tua kita. Jika telah datang waktunya, siapa pun pasti akan menemui ajalnya. Oleh karena itu, persiapan menuju kematian semestinya kita lakukan dalam setiap tarikan nafas Muslimin rahimakumullah,كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَاِنَّمَا تُوَفَّوْنَ اُجُوْرَكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَاُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ آل عمران١٨٥ Artinya “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasan kalian. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya” QS Ali Imran 185.Dalam ayat lain, Allah ta’ala berfirmanيٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ آل عمران ١٠٢Artinya “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim” QS Ali Imran 102.Allah ta’ala juga berfirmanوَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتّٰى يَأْتِيَكَ الْيَقِيْنُ الحجر ٩٩Artinya “Dan sembahlah Tuhanmu sampai yakin ajal datang kepadamu” QS al Hijr 99.Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah, Melalui ayat yang pertama, Allah memberitahu kita bahwa setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Dalam ayat yang kedua, Allah memerintahkan kita wafat dalam keadaan Muslim. Dan dalam ayat yang ketiga, Allah memerintahkan kita beribadah hingga ajal dalam Mushannaf Ibni Abi Syaibah bahwa suatu ketika malaikat Izra’il masuk ke ruangan Nabi Sulaiman alaihissalam dalam rupa seorang manusia. Sang malaikat tiba-tiba memandang lekat-lekat salah seorang yang hadir di majelis Nabi Sulaiman. Setelah malaikat Izra’il keluar ruangan, laki-laki itu bertanya kepada Nabi Sulaiman tentang orang yang memandangnya lekat-lekat. Kemudian Nabi Sulaiman memberitahunya bahwa orang itu adalah malaikat Izra’il. Laki-laki tersebut lalu meminta kepada Nabi Sulaiman agar memerintahkan angin membawanya ke negeri India. Beberapa waktu kemudian, malaikat Izra’il kembali mendatangi Nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman bertanya kepadanya Kenapa engkau memandang laki-laki itu dengan lekat? Malaikat menjawab Aku heran, kenapa ia berada di ruanganmu pahahal aku diperintahkan oleh Allah mencabut ruhnya di India. Hadirin, di mana pun kita berada, jika sudah tiba ajal, malaikat maut pasti mencabut nyawa Muslimin rahimakumullah, Yang semestinya ditakutkan oleh seorang Muslim bukanlah kematian. Yang seharusnya dikhawatirkan adalah mati dalam keadaan su’ul khatimah. Seseorang yang di masa mudanya ahli ibadah bukan jaminan akhir hayatnya akan husnul khatimah. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menegaskanإِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالخَوَاتِيْمِ رَوَاهُ الْبُخَارِيُّArtinya “Sesungguhnya yang menjadi penentu adalah perbuatan di akhir hayat” HR al-Bukhari.Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah, Janganlah kita menunda-nunda taubat. Saat ini juga kita bertaubat dari semua dosa. Dosa kecil yang dilakukan terus menerus dapat mengantarkan seseorang melakukan dosa besar. Dan dosa besar yang dilakukan terus-menerus dapat menyebabkan seseorang mati dalam keadaan su’ul khatimah. Na’udzu billahi min bahwa seorang ulama salaf yang bernama Imam al-Fudhail bin Iyadh rahimahullah memiliki seorang murid yang sedang sakit keras. Menjelang kematian sang murid, Imam al Fudhail menjenguknya dan menuntunnya membaca dua kalimat syahadat. Si murid tidak mampu mengucapkannya. Beberapa kali dituntun, si murid tetap tidak mampu mengucapkan dua kalimat syahadat. Bahkan sang murid kemudian mengatakan Saya terbebas dari dua kalimat syahadat. Sang murid pada akhirnya mati dalam keadaan su’ul khatimah, mati kafir. Imam al Fudhail gemetar badannya dan menangis karena takut kepada Allah ta’ala. Beberapa waktu kemudian, Imam al Fudhail bermimpi melihat muridnya sedang diseret dimasukkan ke dalam neraka. Imam al Fudhail bertanya kepadanya Kenapa hal ini bisa terjadi, apa yang telah engkau lakukan? Sang murid menjawab Wahai guruku, aku dulu sering membicarakan kejelekan teman-temanku dan hasud kepada mereka hingga aku sampai ke keadaan seperti ini dan mati jamaah shalat Jumat rahimakumullah, Demikian khutbah singkat pada siang hari yang penuh keberkahan ini. Semoga bermanfaat dan membawa barakah bagi kita semua. قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
. 321 304 175 494 283 26 300 283

ceramah singkat tentang kiamat